Materi Algoritma dan Pemrograman (8 Oktober 2015)

Operator, Operand and Arithmetic

 

Operator adalah simbol untuk memproses suatu nilai menjadi nilai yang baru.
Operand adalah data/nilai yang akan dimodifikasi.

A+B=C

A,B,C : Operand
+,= : Operator

Berdasarkan jumlah operand, operator terbagi 3

1. Unary Operator : butuh 1 operand
2. Binary Operator : butuh 2 operand
3. Ternary Operator : butuh 3 operand

Berdasarkan tipe operasi :

1. Assignment
2. Logical
3. Aritmethic
4. Relational
5. Bitwise
6. Pointer

 

1. Assignment

Untuk pernyataan tunggal, dapat menggunakan ((++N/–N) dan (N–/N++)) untuk menambah atau mengurang tergantung situasi dan keperluan.
Contoh : mis x,y : 44
Jika z = ++x, maka z,x = 45. Jika z = y++, maka z = 44, y = 45

2. Logical
Operasi yang digunakan
&& (and), || (or), !(not)

3. Aritmethic

Simbol yang digunakan antara lain
== (equality), != (not equal), </> (less than/more than), ? (conditional assignment).
Contoh : (a=a+b) = (a+=b)

4. Relational
…..

5. Bitwise

& – And ———-> A&B| – Or————-> A|B
^ – xor————> A^B
~ – complement—> ~A
>> – Shift right—-> A>>3
<< – Shift left—–> B<<2

6. Pointer
…..

 

BINARY CODE

0000 0000

cara mengetahui nilai angka dari binary code.

untuk 0 paling kanan dimulai dengan 2^0, 2^1,….., 2^7. Jika nilai 1, berarti dihitung, jika 0 maka tidak

contoh : 0000 1010 : ?
hasilnya adalah 10; 2^3 + 2^1 = 10

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *